Pencarian Real madrid untuk pengganti Zinedine Zidane di kursi pelatih belum jua menemui ujungnya. Meski telah mencoba bergerak cepat dengan membidik pelatih-pelatih kelas dunia, sejauh ini belum ada yang mau melatih Madrid. Kalau kondisi ini dibiarkan berlarut-larut tentunya akan mengganggu persiapan Madrid dalam menyongsong musim kompetisi ke depan.
Harapan suporter agar Madrid membajak Jurgen Klopp dari Liverpool sepertinya akan sudah di-realisasi-kan, Klopp sendiri menyatakan dirinya bahagia di Liverpool. Begitu pula target Madrid untuk pelatih-pelatih lain, seperti Mauricio Pochettino dari Tottenham dan Joachim Loew pelatih Timnas Jerman belum apa-apa sudah menyatakan menolak.
Penolakan pertama, keluar dari mulut Mauricio Pochettino pada Sabtu (2/6/2018). "Anda pikir, mustahil untuk menolak tawaran Madrid, tetapi itu bukan saya," ujar Pochettino seperti yang kami kutip dari Four Four Two.
Beberapa jam kemudian, seperti yang dilansir marca.com, komentar senada juga dilontarkan oleh pelatih timnas Jerman, Joachim Loew. "Saya yakin mereka akan menemukan suksesor kuat untuk menggantikan Zidane. Namun (kans) itu bukan untuk saya khawatirkan,"
Tentu kondisi ini membingungkan bagi para penggemar bola, bukankah seharusnya para pelatih berlomba-lomba ingin melatih tim kelas dunia seperti Real Madrid? Lah ini kok malah ramai-ramai menolak?
Seperti yang kami lansir dari ESPN.com, Gabriele Marcotti, salah satu pandit ESPN FC, mengemukakan dua alasan yang menjadi penyebab Los Merengues akan kesulitan untuk mencari pengganti Zinedine Zidane.
1. Ada Karakteristik Tertentu
Alasan pertama mengapa Real Madrid akan kesulitan untuk mencari pengganti Zidane. Sebagai tim kelas dunia, standar prestasi Madrid sudah sangat tinggi, Menurutnya, ada beberapa karakteristik yang harus dipenuhi oleh sang calon karena penggemar Madrid terbilang punya banyak tuntutan.
"Bernabeu adalah tempat di mana anda bisa menang 5-0 dan masih diejek karena tidak bermain baik. Saya tidak yakin ada klub lain di dunia yang memiliki fans sangat menuntut dari segi gaya dan eksekusi," ujar Marcotti kepada ESPN.
"Pastinya membutuhkan tipe karakteristik tertentu untuk bisa melakukannya di sana. Manajemen adalah bagian yang paling besar, tetapi anda juga butuh gengsi tertentu dan juga status," lanjutnya.
2. Segi Prestasi Jadi Pertimbangan
apa yang sudah diraih Zidane adalah fantastis, 9 gelar juara hanya dalam waktu kurang dari tiga tahun akan sulit untuk disamai pelatih-pelatih lain. Jadi Selain karakteristik, prestasi pun juga menjadi pertimbangan pelatih lain untuk menukangi Los Blancos, akan menjadi sangat sulit untuk meneruskan prestasi Zidane di Real Madrid.
"Cukup jelas bahwa Zidane memilikinya, saat dia mengambil tugas di sana. Ini akan sangat berat untuk diikuti oleh siapapun," pungkas Marcotti.
Sumber : Ucweb.com
Harapan suporter agar Madrid membajak Jurgen Klopp dari Liverpool sepertinya akan sudah di-realisasi-kan, Klopp sendiri menyatakan dirinya bahagia di Liverpool. Begitu pula target Madrid untuk pelatih-pelatih lain, seperti Mauricio Pochettino dari Tottenham dan Joachim Loew pelatih Timnas Jerman belum apa-apa sudah menyatakan menolak.
Penolakan pertama, keluar dari mulut Mauricio Pochettino pada Sabtu (2/6/2018). "Anda pikir, mustahil untuk menolak tawaran Madrid, tetapi itu bukan saya," ujar Pochettino seperti yang kami kutip dari Four Four Two.
Beberapa jam kemudian, seperti yang dilansir marca.com, komentar senada juga dilontarkan oleh pelatih timnas Jerman, Joachim Loew. "Saya yakin mereka akan menemukan suksesor kuat untuk menggantikan Zidane. Namun (kans) itu bukan untuk saya khawatirkan,"
Tentu kondisi ini membingungkan bagi para penggemar bola, bukankah seharusnya para pelatih berlomba-lomba ingin melatih tim kelas dunia seperti Real Madrid? Lah ini kok malah ramai-ramai menolak?
Seperti yang kami lansir dari ESPN.com, Gabriele Marcotti, salah satu pandit ESPN FC, mengemukakan dua alasan yang menjadi penyebab Los Merengues akan kesulitan untuk mencari pengganti Zinedine Zidane.
1. Ada Karakteristik Tertentu
Alasan pertama mengapa Real Madrid akan kesulitan untuk mencari pengganti Zidane. Sebagai tim kelas dunia, standar prestasi Madrid sudah sangat tinggi, Menurutnya, ada beberapa karakteristik yang harus dipenuhi oleh sang calon karena penggemar Madrid terbilang punya banyak tuntutan.
"Bernabeu adalah tempat di mana anda bisa menang 5-0 dan masih diejek karena tidak bermain baik. Saya tidak yakin ada klub lain di dunia yang memiliki fans sangat menuntut dari segi gaya dan eksekusi," ujar Marcotti kepada ESPN.
"Pastinya membutuhkan tipe karakteristik tertentu untuk bisa melakukannya di sana. Manajemen adalah bagian yang paling besar, tetapi anda juga butuh gengsi tertentu dan juga status," lanjutnya.
2. Segi Prestasi Jadi Pertimbangan
apa yang sudah diraih Zidane adalah fantastis, 9 gelar juara hanya dalam waktu kurang dari tiga tahun akan sulit untuk disamai pelatih-pelatih lain. Jadi Selain karakteristik, prestasi pun juga menjadi pertimbangan pelatih lain untuk menukangi Los Blancos, akan menjadi sangat sulit untuk meneruskan prestasi Zidane di Real Madrid.
"Cukup jelas bahwa Zidane memilikinya, saat dia mengambil tugas di sana. Ini akan sangat berat untuk diikuti oleh siapapun," pungkas Marcotti.
Sumber : Ucweb.com



